وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلْأَشْقَى
dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
ٱلَّذِى يَصْلَى ٱلنَّارَ ٱلْكُبْرَىٰ
(yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka),
ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ
selanjutnya dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup.
قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ
Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman),
وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ
dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia,
وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ وَأَبْقَىٰٓ
padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
إِنَّ هَٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ
Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ
(yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa.
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْغَٰشِيَةِ
Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari Kiamat)?
وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍ خَٰشِعَةٌ
Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk terhina,
عَامِلَةٌۭ نَّاصِبَةٌۭ
(karena) bekerja keras lagi kepayahan,
تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةًۭ
mereka memasuki api yang sangat panas (neraka),
تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ ءَانِيَةٍۢ
diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.
لَّيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٍۢ
Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,
لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِى مِن جُوعٍۢ
yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.
وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ نَّاعِمَةٌۭ
Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,
لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌۭ
merasa senang karena usahanya (sendiri),
فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍۢ
(mereka) dalam surga yang tinggi,
لَّا تَسْمَعُ فِيهَا لَٰغِيَةًۭ
di sana (kamu) tidak mendengar perkataan yang tidak berguna.
فِيهَا عَيْنٌۭ جَارِيَةٌۭ
Di sana ada mata air yang mengalir.
فِيهَا سُرُرٌۭ مَّرْفُوعَةٌۭ
Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan,
وَأَكْوَابٌۭ مَّوْضُوعَةٌۭ
dan gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),
وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌۭ
dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
وَزَرَابِىُّ مَبْثُوثَةٌ
dan permadani-permadani yang terhampar.
أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ
Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan?
وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيْفَ رُفِعَتْ
dan langit, bagaimana ditinggikan?
وَإِلَى ٱلْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ
Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan?
وَإِلَى ٱلْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
Dan bumi bagaimana dihamparkan?
فَذَكِّرْ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرٌۭ
Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ
Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,