إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
حَدَآئِقَ وَأَعْنَٰبًۭا
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًۭا
dan gadis-gadis montok yang sebaya,
وَكَأْسًۭا دِهَاقًۭا
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا كِذَّٰبًۭا
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.
جَزَآءًۭ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًۭا
Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu,
رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلرَّحْمَٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًۭا
Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.
يَوْمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ صَفًّۭا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًۭا
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.
ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
إِنَّآ أَنذَرْنَٰكُمْ عَذَابًۭا قَرِيبًۭا يَوْمَ يَنظُرُ ٱلْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلْكَافِرُ يَٰلَيْتَنِى كُنتُ تُرَٰبًۢا
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah."
النازعات
النازعات
النازعات
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
وَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرْقًۭا
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
وَٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشْطًۭا
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
وَٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبْحًۭا
Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبْقًۭا
dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًۭا
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ
(Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ
(tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
قُلُوبٌۭ يَوْمَئِذٍۢ وَاجِفَةٌ
Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,
أَبْصَٰرُهَا خَٰشِعَةٌۭ
pandangannya tunduk.
يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِ
(Orang-orang kafir) berkata, "Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?
أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمًۭا نَّخِرَةًۭ
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur?"
قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًۭا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌۭ
Mereka berkata, "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ
Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja.
فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ
Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?
إِذْ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًى
Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah Tuwa;