Artikel
Cara Melakukan Olahraga yang Baik dan Benar bagi Tubuh
Muadzin-Muadzin Rasulullah
“Dulu, kaum muslimin saat datang ke Madinah, mereka berkumpul. Mereka memperkirakan waktu shalat tanpa ada yang menyeru. Hingga suatu hari, mereka berbincang-bincang tentang hal itu. Ada yang mengatakan, ‘Gunakan saja lonceng seperti lonceng Nashara’. Dan yang lain menyatakan ‘Gunakan saja terompet seperti terompet Yahudi’. Umar berkata, ‘Tidakkah kalian mengangkat seseorang untuk menyeru shalat?’ Lalu Rasulullah bersabda, ‘Wahai, Bilal. Berdirilah dan serulah untuk shalat’.”
Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan bercorak Islam dulunya cukup lama berkuasa di Indonesia serta mempunyai pengaruh yang besar. Peran para Wali atau pendakwah dari agama Islam juga berandil besar. Beliau, para wali Islam merangkul kebudayaan dalam usahanya untuk menyebarkan agama Islam. Sehingga tidak sekadar mengenalkan agama Islam, tapi juga terdapat Islamisasi terhadap kebudayaan.
Siapakah Harut Dan Marut?
Meneladani Nabi Ibrahim
10 Cara Mendidik Anak Menjadi Seorang Hafiz Quran
Panduan Menunaikan Zakat
Kisah Nabi Muhammad SAW dari Lahir sampai Wafat
Cerita Umar bin Khattab
Sebelum masuk Islam, Umar termasuk orang yang paling keras permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ia termasuk orang yang paling banyak menyakiti dan menyiksa kaum muslimin, sehingga sebagian kaum muslimin merasa putus asa akan keislaman Umar karena kekerasan dan kegarangan perangainya. Sampai dikatakan, Umar tidak akan masuk Islam sampai ada keledainya al-Khattab yang masuk Islam.
Peristiwa-Peristiwa Yang Terjadi di Masyarakat Arab Sebelum Islam
Muadzin-Muadzin Rasulullah
“Dulu, kaum muslimin saat datang ke Madinah, mereka berkumpul. Mereka memperkirakan waktu shalat tanpa ada yang menyeru. Hingga suatu hari, mereka berbincang-bincang tentang hal itu. Ada yang mengatakan, ‘Gunakan saja lonceng seperti lonceng Nashara’. Dan yang lain menyatakan ‘Gunakan saja terompet seperti terompet Yahudi’. Umar berkata, ‘Tidakkah kalian mengangkat seseorang untuk menyeru shalat?’ Lalu Rasulullah bersabda, ‘Wahai, Bilal. Berdirilah dan serulah untuk shalat’.”